Kisah Perempuan dalam Keluarga Disfungsional di Film Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah

6 hours ago 5
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Kisah Perempuan dalam Keluarga Disfungsional di Film Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah Cast film Andai Ibu tidak Menikah dengan Ayah(Dok : Publicist)

SETELAH tayang lebih dulu di 22 kota di Indonesia, film 'Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah' akan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 4 September 2025. Membawa kisah keluarga disfungsional dari sudut pandang ketiga anak perempuan yang merasa tak menemukan kehadiran Ayah di rumah mereka dan harus berjuang bersama Ibunya.

Dibintangi oleh Amanda Rawles, Sha Ine Febriyanti, Eva Celia, Nayla Purnama, Bucek, Ariyo Wahab, dan Indian Akbar, film ini memberikan kekuatan tema yang segar dan berani di perfilman Indonesia. Dengan kematangan para jajaran ansambelnya, menghasilkan kekuatan rasa yang muncul saat menontonnya. Film ini disutradarai Kuntz Agus.

"Pelajaran-pelajaran yang ada di film ini menjadi pengingat untuk kita semua, untuk lebih bisa memahami orangtua kita. Mereka juga memiliki masa lalu, dan bagaimana film ini juga berupaya untuk menumbuhkan empati. Semoga film ini juga menjadi pemantik diskusi yang hangat antara anak dan orangtua,” ujar produser eksekutif dari film ini, Sunil Samtani, dalam keterangan pers yang diterima Sabtu (29/8).

Film ini berkisah, ketika beasiswa kuliah kedokteran Alin (Amanda Rawles) terancam dicabut, ia yang merantau terpaksa kembali ke rumah. Setelah kembali ke rumah, ia menyadari bahwa kehidupan keluarganya kini makin susah, sementara ayahnya (Bucek) jarang ada di rumah. Adik (Nayla Purnama) dan Kakaknya (Eva Celia) juga harus menanggung banyak beban hingga mengorbankan diri dan mimpi-mimpi mereka.

Alin juga tanpa sengaja menemukan buku harian milik Ibunya (Sha Ine Febriyanti). Isi buku tersebut penuh dengan memori masa mudanya, termasuk mimpi-mimpinya. Ini membuat Alin bertanya-tanya, andai Ibu tidak menikah dengan Ayah, akankah hidup Ibunya lebih bahagia?. Pertanyaan itu pun membuat Alin berpikir apakah Irfan (Indian Akbar), pasangannya, adalah orang yang tepat untuk dirinya.

Kisah ketiga perempuan bersaudara tersebut tersaji dengan penuh emosional, yang juga memperlihatkan perjuangan dari Ibunya yang sekuat tenaga menyimpan kelemahannya sendiri tanpa ketiga anaknya tahu. Sementara itu, perlahan film ini juga membawa penonton untuk ikut berefleksi tentang keluarga yang dimiliki. Sudah cukup kenalkah kita dengan orangtua kita, termasuk masa lalu mereka.

Bagi Amanda Rawles, salah satu adegan paling menantang di film ini adalah saat berantem yang melibatkan banyak pemeran. Menurutnya, saat adegan ini diambil, secara teknis cukup kompleks. Para pemain harus selaras dengan pergerakan kamera dan membuatnya menjadi sejalan dengan emosi karakter.

Amanda juga berefleksi terhadap karakternya, Alin, yang menurutnya cukup konfrontatif di ceritanya. Berbeda dengan dirinya secara personal. Salah satu tantangan Amanda yang lain adalah memahami karakter Alin.

“Ada banyak pertanyaan tentang Alin, tentang pilihan-pilihan hidupnya, itu salah satu tantangan aku, untuk bisa mengerti kenapa Alin memilih hal-hal tersebut dan memiliki sikap demikian ke Ayah dan Ibunya, serta pilihannya. Memahami Alin itu justru yang menantang bagiku. Meski Alin dan Amanda cukup dekat tapi keduanya adalah orang yang berbeda, sehingga ada pertentangan di situ. Namun, Mas Kuntz sangat membantu dan penuh sabar menuntun aku untuk mengerti Alin,” cerita Amanda Rawles.

Sementara itu, Eva Celia yang memerankan Anis, sebagai anak pertama dan kakak dari Alin mengutarakan salah satu tantangannya adalah menghidupkan cerita dan naskahnya, alih-alih sekadar karakternya. Salah satu metode yang ia lakukan dengan membaca naskah berulang-ulang pada saat tahap awal. Di film ini, Eva pun punya pemaknaan tentang relasi keluarga.

“Zaman sekarang sudah berubah dalam perihal dinamika keluarga. Anak itu butuh kehadiran dari kedua orangtua, baik Ayah maupun Ibu. Bukan hanya secara fisik, namun juga secara emosional. Di film ini aku belajar bahwa keterlibatan emosional orangtua menjadi penting,” ungkap Eva Celia. (M-2)

Read Entire Article